keesokan harinya, ragillia dan kedua teman barunya, nano serta karin, bangun lebih awal. ragillia memantrai lonceng sebelum mereka berangkat agar bisa berdentang pada waktunya untuk membangunkan seluruh isi hutan seperti biasa. selesai berkemas-kemas, mereka bertiga pergi ke arah sungai, dan menyusuri jalanan yang kemarin dilalui oleh nano dan karin. sesekali mereka berhenti untuk beristirahat dan makan. sepanjang parjalanan mereka saling berkisah tentang diri mereka masing-masing sambil mengakrabkan diri.
saat hari menjelang malam, ragillia, nano, dan karin mendapati diri mereka telah sampai di tepi hutan yang menurun membentuk lembah. di dasar lembah, terhampar sebuah pemukiman manusia yang berbentuk bulan sabit.
” kau yakin itu desanya?” tanya ragillia pada nano.
” yakin sekali! cerita tentang adanya seorang manusia bijaksana yang tinggal di desa ini sudah tersebar ke seluruh hutan. kamu baru bertugas satu minggu di hutan kami. wajar saja kalau belum tau. tapi peri hutan yang sebelummu katanya telah berkawan akrab dengannya.” kata nano.
” lalu di mana dia tinggal?”
” di ujung bulan sabit yang sebelah barat.” sahut karin.
” baiklah ayo kesana!” ragillia mengepakkan sayapnya dan terbang ke arah yang ditunjukkan oleh karin.
” jangan! kita harus menunggu gelap sempurna!” karin mencegat ragillia.
” mengapa?”
” karena manusia akan melihatmu dan tamatlah riwayatmu! mereka tak pernah ramah kepada makhluk lain selain yang sejenis dengan mereka! apalagi dengan bangsamu!” kata karin. ragillia menampakkan wajah tak percaya. dia terlihat ingin bertanya lagi namun nano memberikan pandangan yang bisa diartikan sebagai ‘nanti kami jelaskan kepadamu!’, maka ragillia kembali diam.
” lalu bagaimana caranya kita bisa pergi ke sana?”
” cara tercepat untuk pergi ke rumah manusia bijak itu adalah dengan memotong jalan melewati gerbang hingga kita tiba di lengkung dalam desa, lalu menyusurinya hingga sampai di ujung sabit barat.”
” melewati gerbang penjaga itu?” ragillia menatap ngeri.
” ya! untuk itulah kami membutuhkanmu!” sahut nano.
———————————————————————————————————————-
siapakah manusia bijak itu? mengapa mereka mencarinya? apa yang sebenarnya terjadi? nantikan cerita berikutnya suatu saat nanti…
*bersambung lagi*
-
ragilliarach reblogged this from belindch
-
belindch posted this




